Seuntai Kata

Suatu waktu kata-kata itu tersimpan

Lekat di langit-langit mulutku, tak terbahasakan

Suatu waktu sejuta sesal menghujam

Saat kata-kata itu tak lagi bermakna

Seribu kali terucap tak sekali terdengar

Saat tercinta pergi dan tak lagi kembali

Meninggalkan senyap dan duka lara

Tak boleh lagi ada hari

Kubiarkan lewat tanpa untaian kata itu

Untuk semua orang terkasih

Aku mengasihimu!

 

Jakarta, 4 November 2011

Remembering Papa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s