Ketika IA yang Menuntun

Ketika IA tak menuntunku menuju istana

Tetapi pada sebuah kandang binatang jauh dari indah

Ketika IA tak menuntunku pada kemegahan singasana

Tetapi pada sepasang orangtua muda dalam kesederhanaannya

Ketika IA tak menuntunku pada kebesaran seorang raja

Tetapi pada ketidakberdayaan seorang bayi mungil

Ketika IA menuntun.. ya, ketika IA yang menuntun

Aku akan ke sana, menekuk lutut dan bertelut

Memberi yang terbaik dari diriku

Menyembah hanya pada-NYA

puisi natal 2011

by. George Sicillia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s