Batu untuk Tuhan

Aku laksana batu

Kasar, keras, jauh dari indah

Bahkan berpotensi melukai

Melukaiku, melukai sesamaku

 

Di hadapan Allah kubawa diriku

‘Ku dijadikan mezbah bagi-Nya

Dan tiap karya dan kerja

Jadi persembahan yang harum bagi-Nya

 

Aku laksana batu

Sungguh tak berharga dan hina

Hanya dalam pengasihan-Nya

Syukurku sampai pada-Nya

Jakarta, Desember 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s