Kawan, Bantu Kami Selamatkan Kepulauan Aru!

Kawan-kawan yang baik, 

Mohon bantuannya untuk meneruskan dan menandatangani petisi online via link http://www.avaaz.org/en/petition/Save_Aru_Islands_from_Deforestation_Exploitation/?copy untuk membantu kami menyelamatkan kepulauan Aru dari rencana pembabatan hutan.  Intinya sih, dibalik hiruk pikuk konflik sosial dan perubahan demografi yang terjadi di Maluku, ada persoalan ecosoc yang serius berkaitan dengan SDA, ketahanan pangan, penyelamatan tanaman dan satwa endemik, masyarakat adat, dsb. Salah satu di antaranya adalah usaha mengubah 80% wilayah kepulauan Aru menjadi perkebunan tebu oleh 28 perusahaan dari Jakarta. Bantu kami, kawan, untuk selamatkan Aru. Perjuangan untuk #SaveAru akan menjadi pintu masuk untuk juga memperjuangkan areal lain yang juga memiliki masalah yang tak kalah pelik. Selengkapnya bisa lihat penjelasan di bawah ini tapi kalau ada yang masih mau ditanya, sila kontak saya.

Inline image 1
————————————————————-
Tentang dukungan untuk #SaveAru!

Saat ini kami di Maluku sedang menggumuli persoalan ecosoc yang sangat serius terkait dengan rencana diam-diam pemerintah daerah untuk mengkonversi 500000 Ha dari 635000 Ha luas hutan Kepulauan Aru untuk menjadi perkebunan tebu yang dikelola oleh 28 perusahaan di bawah bendera PT. Menara Group. Ijin prinsip dari Bupati Kepulauan Aru dan Gubernur Maluku telah dikeluarkan sejak Juli 2011. Begitupun ketika kami tengah bersusah payah menyelamatkan hutan-hutan Aru, dikabarkan bahwa korporasi yang akan membabat hutan-hutan Aru sudah mengantongi ijin prinsip dari Menteri Kehutanan. Ancaman bencana bagi Kepulauan Aru membayang sangat dekat.

Hutan-hutan Aru dikenal sebagai satu-satunya tempat di Maluku dimana 4 spesies burung Cendrawasih hidup dengan harmonis bersama Burung Kakatua Hitam, Kakatua Aru jambul kuning, Kanguru pohon, Kasuari dan berbagai jenis flora dan fauna yang unik. Aru adalah juga surga bagi penikmat mangrove tourism, mengingat Aru terdiri dari sekitar 300 buah pulau kecil dan sangat kecil yang disekat oleh 100-an selat berukuran 4-1000 meter. Kekayaan dan keunikan Kepulauan Aru telah dikenal sejak lama, hal-mana tertuang dalam banyak laporan penelitian nasional dan international. Naturalist besar Sir Russell Wallace bahkan menempatkan Aru sebagai bagian pertama dari tulisan observasinya di Indonesia tentang perbedaan fauna.

Manusia Aru bukanlah pelaut, sekalipun lautan Aru sampai ke Arafura dianggap sebagai fishing ground terkaya di dunia, dengan tingkat illegal fishing terbesar di Indonesia. Orang-orang Aru menggantungkan 75% kebutuhan hidupnya di hutan-hutan yang lebat menghijau. Ketinggian rata-rata kepulauan Aru adalah 4 meter dari permukaan laut dan terancam kenaikan permukaan laut sebagai dampak pemanasan global. Hampir semua pulau di Aru disanggah lempengan-lempengan karang yang mengakibatkan ketersediaan air bersih menjadi salah satu problem serius disana. Ironisnya, di atas hamparan kekayaan alam yang luar biasa, Aru dikenal sebagai kantong kemiskinan terbesar di Maluku.

Terhadap rencana jahat di atas, kami sedang membantu upaya konsolidasi masyarakat adat Kepulauan Aru yang berkeras menolak masuknya PT. Menara Group, yang telah memperoleh ijin tanpa sepengetahuan masyarakat adat Aru sebagai pemilik ulayat adat. Salah satu bentuk dukungan kami adalah penggalangan petisi online yang akan ditujukan kepada Presiden Indonesia, Menteri Kehutanan RI dan Pemerintah Daerah Maluku. Kami harapkan partisipasi teman-teman untuk menjadi bagian yang memperkuat masyarakat Kepulauan Aru untuk mempertahankan masa depan mereka. Bila berkenan, tolong sediakan sedikit waktu untuk membaca, menandatangani dan menyebar-luaskan petisi online pada tautan ini… https://secure.avaaz.org/en/petition/Save_Aru_Islands_from_Deforestation_Exploitation/?eMTgBfb

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengikuti hastag #SaveAru atau juga kunjungi blog SaveAru yang dibangun oleh teman-teman muda lintas iman di kota Ambon melalui tautan ini http://savearuisland.com/. Selain petisi di atas, kawan-kawan juga bisa sign petisi satu lagi yang dibuat oleh rekan Glenn Fredly dan bung Jack Manuputty di link ini: http://www.change.org/id/petisi/pak-sby-pak-zulkifli-batalkan-izin-pembabatan-massal-hutan-pulau-aru. Terima kasih banyak.

blessings,

George Sicillia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s