Perjalanan

Perjalanan ini entah sudah sampai dimana

Di ujungkah? Atau, hanya suatu sudut tanpa persimpangan? 

Bak tebing-tebing curam yang berdiri sombong

Menertawakan kebingunganku akan arah

 

Perjalanan ini entah sudah sampai dimana

Kenapa suara hati tiba-tiba membisu

Bukankah ia yang bisikannya selalu kudengar

Kuikuti tanpa sekalipun mengajukan keberatan

 

Perjalanan ini entah sudah sampai dimana

Katamu malam terkelam adalah saat menjelang pagi

Tapi pagi ini tebing tinggi menjulang di depanku

Menghalangi mentari hangatkan jiwaku

 

Perjalanan ini entah sudah sampai dimana

Haruskah aku berbalik, memutar, atau melangkahi tebing ini 

Suara hati berbicaralah

Katakan padaku, mana jalanku

 

Perjalanan ini entah sudah sampai dimana

Tak sanggup kupahami setiap jengkalnya

Hanya kuyakini ini jalan pemberian-Mu

‘Kan kutapaki dengan peluh dan doa.

 

—-

Jakarta, 29 Desember 2013

by George Sicillia

 

One thought on “Perjalanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s